Kenapa Kulit Jadi Lebih Bermasalah Saat Musim Hujan?

kulit kering di musim hujan

Kenapa Kulit Jadi Lebih Bermasalah Saat Musim Hujan?

Sahabat Journey, musim hujan sudah datang lagi. Cuaca yang dingin, angin kencang, dan hujan tiba-tiba sebenarnya bisa berpengaruh besar pada kondisi kulit, lho. Banyak yang merasa kulitnya jadi mudah kering, kusam, atau bahkan makin sensitif saat musim hujan—padahal kadang kita sendiri tidak sadar apa penyebabnya.

Supaya kulit tetap sehat dan terawat meski cuaca berubah-ubah, yuk simak beberapa hal penting yang perlu kamu lakukan!

1. Jangan Skip Sunscreen, Meski Mendung dan Hujan

“Kok pakai sunscreen? Kan matahari nggak kelihatan.”
Eits, ini salah satu kesalahan yang paling sering terjadi!

Walau langit mendung, sinar UVA tetap menembus awan hingga 95%. Artinya, kulit tetap bisa terpapar radiasi UV yang menyebabkan kusam, flek hitam, dan penuaan dini.

Dilansir dari Suara.com, ahli dermatologis, dr. Claudia Christin juga menegaskan bahwa selama indeks UV berada di atas angka 3, risiko paparan tetap tinggi, bahkan saat hujan sekalipun.

Jadi, tetap gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap kali keluar rumah, dan jangan lupa re-apply setiap 2 jam. Cuaca boleh berubah, tapi proteksi jangan kendor!

2. Tetap Pakai Pelembap—Kulit Tetap Bisa Kering di Musim Hujan

Banyak yang mengira udara lembap = kulit otomatis lembap. Padahal faktanya, perubahan suhu (dari dingin di luar ke hangat di dalam ruangan atau sebaliknya) justru bisa mengganggu fungsi skin barrier.

Air hujan yang turun dari atmosfer juga membawa partikel polusi, yang bisa membuat kulit semakin sensitif dan terasa lebih kering.

Itulah kenapa pelembap tetap penting. Pilih yang nyaman, ringan, dan membantu mengunci kelembapan kulit. Masker yang hydrating juga bisa jadi alternatif untuk menenangkan kulit di cuaca dingin.

3. Penuhi Cairan dan Perbaiki Pola Makan

Musim hujan sering bikin kita malas minum. Akibatnya, kulit cepat kering dan tampak kusam.

Padahal, sebuah studi dari Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology (2015) menunjukkan bahwa cukup asupan air dapat meningkatkan kadar hidrasi kulit dari dalam, sehingga kulit tampak lebih halus dan sehat.

Jadi, tetap usahakan minum 6–8 gelas air setiap hari dan konsumsi makanan yang menunjang kesehatan kulit seperti buah, sayur, dan sumber antioksidan.

4. Cuci Wajah dengan Cleanser yang Lembut

Saat musim hujan, kotoran, debu, dan polusi lebih mudah menempel di wajah.
Karena itu, pastikan kamu menggunakan cleanser yang bisa membersihkan tanpa membuat kulit semakin kering atau iritasi.

Hindari sabun wajah yang:

  • busanya terlalu banyak
  • punya pH tinggi
  • bikin kulit terasa “ketarik” setelah cuci muka

Cari cleanser dengan kandungan yang mendukung hidrasi seperti niacinamide, hyaluronic acid, atau ceramide, supaya skin barrier tetap terjaga.

Rekomendasi Facial Foam dari Jordanie

Untuk kamu yang ingin sabun muka yang lembut tapi tetap efektif, kamu bisa coba:

✨ Jordanie Brightening Facial Foam

Dengan niacinamide dan formula non-alkohol, cleanser ini membantu membersihkan sekaligus menjaga hidrasi kulit. Cocok untuk pemilik kulit sensitif maupun kering.

✨ Jordanie Acne Facial Foam

Buat kamu yang kulitnya mudah berjerawat, varian ini membantu menenangkan peradangan sambil menjaga kulit tetap lembap dan cerah.

Cuaca dingin boleh berubah, tapi perawatan dasar tetap penting. Pilih produk yang lembut di kulit, rawat secara rutin, dan biarkan kulit tetap sehat di musim hujan.

Kenapa Kulit Cepat Menua? Ini Penyebab Penuaan Dini!

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *