Biar Nggak Salah Rawat, Yuk Bongkar Mitos-Mitos Jerawat!
Halo, Sahabat Journey! Siapa di sini yang punya masalah jerawat di wajah? Duh, emang enggak enak banget ya. Jerawat itu bikin penampilan kita jadi enggak percaya diri, dan ganggu mood seharian. Belum lagi bekas jerawatnya yang bikin elus dada.
Pasti banyak dari Sahabat Journey yang pengin jerawat cepat hilang dalam semalam, terus asal cari solusi atau malah masih takut cari solusi karena takut kejebak mitos.
Kali ini kita akan bahas apa aja sih mitos soal jerawat yang masih banyak dipercaya orang dan apa fakta sebenarnya. Yuk, simak bareng-bareng!
Penyebab Jerawat
Sebelum masuk ke mitos-mitos jerawat, Sahabat Journey tahu enggak kenapa wajah kita bisa jerawatan?
Jadi, pada dasarnya jerawat muncul karena adanya penyumbatan sel kulit mati, sebum dan kotoran di wajah yang tidak bisa keluar dengan sempurna. Selain itu, hormon khususnya pada perempuan bisa menjadi salah satu penyebab jerawat suka muncul. Makanya, setiap kali menstruasi biasanya para perempuan akan mengalami jerawatan lebih banyak dibanding biasanya.
Akan tetapi, jerawat bukan cuma dirasakan oleh para perempuan saja lho. Laki-laki pun bisa mengalami jerawatan karena paparan udara yang kotor dan konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan.
Mitos-Mitos Soal Jerawat
MITOS 1: Sering Cuci Muka Jerawat Bisa Hilang
Beberapa orang merasa dengan sering mencuci wajah dengan sabun muka akan mempercepat jerawat hilang atau malah mencegah jerawat muncul di wajah. Padahal faktanya, justru kegiatan ini meningkatkan produksi minyak di wajah, sehingga jerawat mudah muncul. Selain itu, terlalu sering mencuci wajah akan membuat wajah kehilangan kelembapannya, sehingga wajah lebih mudah kering dan iritasi. Hal ini yang meningkatkan kemungkinan jerawat di wajah.
Mencuci wajah setelah beraktivitas itu memang baik, tapi kalau berlebihan juga tidak baik lho. Jadi, Sahabat Journey cukup rutin cuci muka 2x sehari atau saat wajah terasa kotor.
MITOS 2: Makan Kacang Bikin Jerawatan
Siapa di sini yang menghindari makanan olahan dari kacang karena takut mukanya jadi jerawatan?
Faktanya, kacang justru baik lho buat wajah kita. Kacang mengandung asam lemak omega-3 yang memiliki sifat anti-radang, sehingga baik untuk mengurangi masalah jerawat di wajah. Beberapa jenis kacang, seperti kacang almond dan kacang mete mengandung asam oksalat yang baik untuk merawat kulit dan mencegah jerawat.
Kalau Sahabat Journey mau konsumsi kacang, bisa mulai dengan kacang panggang dan bukan kacang goreng. Karena gorengan dan kacang goreng mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi, dan meningkatkan produksi minyak di wajah.
Jadi, mulai sekarang jangan percaya mitos ini ya!
- Jarang Dibahas! Kandungan Minyak Zaitun Ini Penting Banget Buat Kulit
- Stop Salah Kaprah! Kulit Sensitif Itu Bukan Jenis Kulit
- 5 Kesalahan Sepele Saat Pakai Skincare yang Bikin Hasilnya Tidak Maksimal
- Kamu Rasa Skincare Aman? Bisa Jadi Kita Selama Ini Memakai Racun di Wajah Sendiri
- Kenapa Kulit Jadi Lebih Bermasalah Saat Musim Hujan?
MITOS 3: Makan Cokelat=Jerawatan
Sahabat Journey ada yang penggila cokelat?
Sebagai penggila cokelat pasti tahu dong mitos ini, kalau kebanyakan makan cokelat akan meningkatkan produksi minyak di wajah dan menyebabkan jerawat. Faktanya, makan cokelat dengan porsi yang cukup tidak akan mengakibatkan jerawat di wajah. Meskipun kalau Sahabat Journey mengonsumsi olahan cokelat secara berlebihan akan sangat mungkin menimbulkan jerawat.
Beberapa jenis cokelat, seperti dark chocolate justru memiliki kandungan antioksidan 2x lipat lebih banyak dibanding teh hijau yang sangat baik untuk mengurangi peradangan pada kulit. Jadi, mitos cokelat bikin wajah jerawatan itu enggak benar ya!
MITOS 4: Jerawat Tanda Rindu
Banyak orang bilang jerawat itu tandanya rindu, emang iya? Faktanya, jerawat itu proses alamiah tubuh manusia yang dipengaruhi oleh hormon di dalam tubuh. Nah, Sahabat Journey tahu enggak sih hormon apa?
Dilansir dari laman Halodoc, jerawat biasanya disebabkan oleh 3 hormon utama, yaitu:
- Androgen, yaitu hormon seperti testosteron yang dapat meningkatkan produksi sebum sehingga wajah menjadi lebih berminyak
- Insulin, yaitu apabila kadar insulin dalam tubuh kita meningkat, dapat memperburuk kondisi jerawat di wajah.
- Estrogen dan progesteron, yaitu hormon yang mempengaruhi selama masa menstruasi perempuan
Jadi, gitu ya, Sahabat Journey, jerawat itu belum tentu tanda rindu. Karena secara biologisnya tubuh kita memang memproduksi hormon yang meningkatkan kemungkinan kemunculan jerawat. Ingat, jangan rindu, rindu itu berat, kata Dilan.
- Jarang Dibahas! Kandungan Minyak Zaitun Ini Penting Banget Buat Kulit
- Stop Salah Kaprah! Kulit Sensitif Itu Bukan Jenis Kulit
- 5 Kesalahan Sepele Saat Pakai Skincare yang Bikin Hasilnya Tidak Maksimal
- Kamu Rasa Skincare Aman? Bisa Jadi Kita Selama Ini Memakai Racun di Wajah Sendiri
- Kenapa Kulit Jadi Lebih Bermasalah Saat Musim Hujan?
Rekomendasi Produk Jordanie Cocok untuk Kulit Berjerawat
Nah, Sahabat Journey udah pada tahu ‘kan penyebab kulit berjerawat serta fakta sebenarnya. Jadi, mulai sekarang jangan kejebak lagi ya sama mitos yang ada. Kuncinya: rawat kulit dengan lembut dan jangan buru-buru percaya apa kata orang. Pilih produk yang menenangkan dan bantu menjaga keseimbangan kulit.
Kalau Sahabat Journey lagi cari masker yang bisa ampuh atasi jerawat, Jordanie punya Jordanie Peel Off Mask Powder Mask varian Tea Tree & Green Clay. Dibuat dari bahan alami daun teh terpilih yang bisa membantu merawat kulit berjerawat maupun bruntusan. Membantu mengurangi produksi minyak berlebih di wajah, sekaligus mengatasi kulit yang kering karena dehidrasi.

Produk ini juga aman dipakai untuk semua kalangan ya, laki-laki maupun perempuan. Aman juga untuk ibu hamil dan menyusui. Jadi, tunggu apa lagi, mau cantik bisa sederhana dari rumah aja, karena setiap kulit punya journey-nya sendiri.


Leave a Reply